Selasa, 16 Juli 2024
Foto: tiga unsur TNI AD,AL dan AU
Foto: tiga unsur TNI AD,AL dan AU

Sejarah HUT TNI 5 Oktober 

23des

Tentara Nasional Indonesia (TNI) sejak didirikan mengalami banyak perkembangan dan penyempurnaan organisasi untuk mencapai efektifitas dan efisiensi dalam melaksanakan perannya.

 

Berawal dari pembentukan organisasi Badan Keamanan Rakyat (22 Agustus 1945) selanjutnya berkembang menjadi Tentara Keamanan Rakyat (5 Oktober 1945). Tentara Keamanan Rakyat kemudian berubah nama menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI) (23 Januari 1946). TNI secra resmi berdiri pada tanggal 3 Juni 1947 sebagai persatuan dua kekuatan bersenjata.

 

Tahun 1962, TNI digabungkan dengan Kepolisian Negara (Polri) menjadi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). Pada 1 April 1999, TNI dan Polri secara resmi kembali dipisah. Sebutan ABRI sebagai tentara dikembalikan menjadi TNI.

 

TNI dibagi Menjadi 3 Matra/Angkatan yaitu Tentara Nasional Angkatan Darat (TNI-AD), Tentara Nasional Angkatan Udara (TNI-AU), dan Tentara Nasional Angkatan Laut (TNI-AL).

 

Ada sejumlah peringatan dan peristiwa besar terjadi di tanggal 5 Oktober. Berikut ini beberapa hari penting yang akan diperingati pada hari Kamis mendatang.

 

Pertama, di Indonesia tanggal 5 Oktober diperingati sebagai Hari Ulang Tahun (HUT) TNI. Tahun ini, TNI memperingati hari jadinya yang ke-78 dengan mengusung tema “TNI Patriot NKRI: Pengawal Demokrasi untuk Indonesia Maju” 

 

Sejarahnya, sebagaimana dikutip dari laman resmi TNI, peringatan HUT TNI di tanggal 5 Oktober diambil dari momen pembentukan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) pada 5 Oktober 1945, yang menjadi cikal bakal TNI saat ini.

 

Untuk diketahui, TKR sebelumnya bernama perubahan nama Badan Kesatuan Rakyat (BKR). Nama TNI baru digunakan setelah diresmikan oleh presiden Soekarno pada tanggal 3 Juni 1947.

 

Tujuan dari perubahan nama menjadi TNI ini untuk mempersatukan dua kekuatan bersenjata, yaitu TRI sebagai tentara regular dan badan-badan perjuangan rakyat yang ada di Indonesia.

 

Tak berhenti di situ, nama TNI kemudian sempat berubah lagi menjadi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) pada tahun 1962, di bawah pemerintahah Soekarno. 

 

Lagi-lagi perubahan nama ini ada tujuan tertentu. Saat itu untuk meleburkan TNI dan Polri.

 

Namun setelah reformasi bergulir pada tahun 1998, TNI dan Polri kembali ke wujud semula. TNI yang membidangi pertahanan membawahi tiga matra, yakni Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara. Sementara Polri membidangi masalah keamanan.

 

Ben/zun

23des

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sejarah HUT TNI 5 Oktober 
- oleh Admin dibaca dalam: 5 menit