Senin, 04 Maret 2024
Screenshot_20230831_203747

4 September di peringati Hari Pelanggan Nasional,begini penjelasan nya

23des

Setiap tanggal 4 September selalu diperingati Hari Pelanggan Nasional, sebagai salah satu bentuk apresiasi perusahaan-perusahaan di Indonesia kepada pelanggan mereka. Namun, ternyata, di Indonesia selain peringatan Hari Pelanggan Nasional, ada juga peringatan Hari Konsumen Nasional yang jatuh pada tanggal 20 April.

Lalu apa perbedaan antara keduanya?

Perbedaan Hari Pelanggan Nasional dan Hari Konsumen Nasional
Ternyata keduanya memiliki sejarah yang berbeda. Hari Pelanggan Nasional yang diperingati 4 September berawal dari kepedulian dan apresiasi dari pelaku usaha, perusahaan kepada pelanggan mereka.

Salah satu bentuk apresiasi tersebut adalah memberikan produk berupa barang atau jasa terbaik kepada pelanggannya. Biasanya pada 4 September peringatan Hari Pelanggan Nasional ini, para pelaku usaha memberikan produk barang atau jasa yang spesial kepada pelanggannya.

Sementara Hari Konsumen Nasional yang jatuh pada 20 April didasarkan pada lahirnya UU No. 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen pada 20 April 1999. Badan Perlindungan Konsumen Nasional mencetuskan pertama kali Hari Konsumen Nasional melalui Keputusan Presiden (Keppres) No. 13/2012 tentang Hari Konsumen Nasional.

Perbedaan di antara keduanya adalah, Hari Pelanggan Nasional dicetuskan oleh para pelaku usaha sebagai apresiasi kepada pelanggannya, sedangkan Hari Konsumen Nasional dicetuskan oleh pemerintah dengan tujuan melindungi dan mencerdaskan konsumen Indonesia.

Perbedaan Definisi Pelanggan dan Konsumen
Secara kata, pelanggan dan konsumen memiliki definisi yang berbeda. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pelanggan berarti orang yang membeli (menggunakan dan sebagainya) barang (surat kabar dan sebagainya) secara tetap.

Sedangkan konsumen, pemakai barang hasil produksi (bahan pakaian, makanan, dan sebagainya), penerima pesan iklan, pemakai jasa (pelanggan dan sebagainya).

Sehingga secara istilah keduanya merupakan hal yang berbeda. Pelanggan merupakan konsumen tetap terhadap suatu barang atau jasa tertentu, dipakai secara berulang kali. Misalnya langganan koran atau majalah setiap hari atau setiap minggu.

Sementara konsumen belum tentu pelanggan. Konsumen adalah orang yang memakai produk barang atau jasa dalam waktu sesekali saja. Jadi, pelanggan sudah pasti konsumen, tetapi konsumen belum tentu pelanggan.

Sejarah Hari Pelanggan Nasional
Dikutip dari laman Hari Pelanggan, sejarah ditetapkannya Hari Pelanggan Nasional berawal dari ide seorang pengusaha asal Solo bernama Handi Irawan. Pada saat itu ia mengusulkan adanya Hari Pelanggan kepada Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri di tahun 2003.

Ide itu bisa diterima pemerintah karena momentum kala itu berbarengan dengan mulai diimplementasikannya UU Nomor 8 Tahun 1999 secara luas di masyarakat. Di awal perayaan Hari Pelanggan Nasional, banyak perusahaan baik swasta maupun BUMN antusias dalam menyelenggarakan seremonial pada setiap tanggal 4 September.

Para CEO dan direksi perusahaan turun langsung ikut melayani pelanggan di lapangan. Pada saat itu ada sekitar 200-an direktur utama (CEO) ikun bagian dalam Hari Pelanggan Nasional.

Ben

23des

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 September di peringati Hari Pelanggan Nasional,begini penjelasan nya
- oleh Admin dibaca dalam: 5 menit