Selasa, 18 Juni 2024
IMG-20240116-WA0005

Resmi! Harga BBM Non Subsidi Pertamina Turun Mulai 1 Januari, Omset Salah Satu SPBU Pun Naik 20%

23des

Cianjur-eskoncer.com- PT Pertamina (Persero) resmi mengubah harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis non subsidi per 1 Januari 2024. Setidaknya terdapat empat jenis BBM yang mengalami penurunan harga diantaranya yakni Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex.

Sebagai contoh harga BBM non subsidi Pertamina di salah satu SPBU Kabupaten Cianjur. Harga BBM Pertamax mulai 1 Januari menjadi Rp 12.950 per liter atau turun dibandingkan periode Desember sebesar Rp 13.350 per liter.

Salah satu SPBU yang berada di jalan raya Cianjur-Bandung merasakan kenaikan omset dengan turun nya harga minyak non subsidi jenis pertamax.

Saat di konfirmasi eskoncer.com,Senin 15/01/2024 pengawas SPBU Hera pun memaparkan fenomena turunnya minyak non subsidi secara rinci di ruang kerja nya.

Hera Rustandi pengawas SPBU menjelaskan untuk pertanggal 1 januari Harga minyak yang non subsidi Mengalami penurunan ya” betul dari mulai tanggal 1 Januari 2004 ada penurunan harga di BBM jenis konsumsi di antara lain pertama dari harga 

13.350 menjadi 12.950 turun Rp400 rupiah kemudian Pertamax Turbo dari harga 15.350 menjadi 14 400 turun Rp 950 Kemudian deklit dari harga 15.550 menjadi harga 14.550 turun Rp1.000 dan dari mulai harga rp16..200 menjadi 15.100 turun Rp 1.100 “ungkapnya

‘Ia menjelaskan untuk awal sebelum kita pemberitahuan itu memang biasa aja. “Nah sementara itu Pertamina punya ide kreatif sendiri jadi di SPBU itu dikasih petunjuk apa namanya seperti spanduk atau poster Diberitahukan kepada konsumen bahwa ada harga begitu Jadi terlihat oleh konsumen pertalite”.ucapnya

Sementara untuk konsumen solar bahwa ada penurunan harga yang telah di Pampang SPBU Nah ” untuk konsumen mungkin yang pengguna Pertamax yang lebih diuntungkan lagi karena harganya turun untuk konsumen yang konsumsi pertalite itu yang mungkin istilahnya kalau dia kan rata-rata 

“Jadi mungkin sesudah lihat pemberitahuan kayak spanduk begitu ada harga penurunan yang mungkin dia daripada ngantri panjang yang lebih baik ke pertamax”.imbuhnya

Penurunan harga ada dampak signifikan dari konsumen harga ini di SPBU untuk itu ada cuman berapa persen lah nggak terlalu ini gitu. dari total omset yang dulu-dulu itu kan yang paling ada peningkatan sekitar di SPBU yang kita awasini ini”ungkapnya.

“Sekitar 20% adalah jadi omzet Pertamax nya ada kenaikan dikarenakan ada perubahan harga itu Itu konsumen yang saya Terangkan ya ,dari segi kualitas.

Mereka mengungakapkan bahwa pertama ini wujud perbandingan saja antara partalite dan Pertamax itu kan pertama kan 92 jadi dari segi kualitas memang lebih tinggi Pertamax walaupun dari segi harga juga ada perbedaan sekitar Rp2.000 sekarang ini, tapi kualitas itu lebih menonjol antara pertalite sama Pertamax itu lebih pasti ya. Nah dari itu kan dari fungsi kualitas Pertamax yaitu pertamax.untuk 

mesin kan lebih tinggi lebih bagus lah kualitasnya kemudian mesin juga akan lebih bagus ada keunggulanya.

“Ya hemat juga. Hemat ke mesin bagus itu kalau di banding bandingkan. 

“Semuanya kita beli 10 ribu nih pertalite dibandingkan dengan beli 10 ribu pertamax memang dari segi kuantitas lebih banyak pertalite ya, tapi kalau kita jalankan kita cobalah di diukur jarak itu sama ,Itu cuman kita kan punya kelebihan lagi kalau pertamax dapat dibandingkan pertalite jarak sama tapi kita punya kelebihan mesin bagus kalau pakai pertamax”pungkasnya

Ben/Zun

23des

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Resmi! Harga BBM Non Subsidi Pertamina Turun Mulai 1 Januari, Omset Salah Satu SPBU Pun Naik 20%
- oleh Admin dibaca dalam: 5 menit