Dofoto_20250822_113933411

PWI Dan IJTI Melakukan Aksi Solidaritas, Atas Kekerasan Yang Dialami Wartawan Di Banten

23des

Cianjur-eskoncer.com-Puluhan wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Cianjur dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Cianjur menggelar aksi solidaritas di depan Kantor Pemkab Cianjur, jumat(22 Agustus 2025).

Aksi ini digelar sebagai bentuk keprihatinan sekaligus protes keras atas kasus kekerasan terhadap jurnalis di Banten yang dipukuli oleh sekelompok oknum ormas, sejumlah jurnalis yang tengah meliput kegiatan inspeksi mendadak (sidak) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di pabrik peleburan timbal PT Genesis Regeneration Smelting (GRS), Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten, Kamis (21/08/2025).

Ketua PWI Cianjur, Muhammad Ikhsan, dengan lantang pihaknya mengecam keras tindakan tersebut.

“Kami sebagai insan pers sangat kecewa. Profesi wartawan dilindungi undang-undang, sehingga aparat penegak hukum wajib menindak tegas pelaku kekerasan. Jangan sampai ada lagi jurnalis yang menjadi korban,” tegas Ikhsan.

Senada, Ketua IJTI Korda Cianjur, Lendra Gajali, juga menyampaikan kekecewaannya.

“Kami menuntut kepolisian mengusut tuntas kasus ini. Wartawan bekerja demi kepentingan publik dan tugasnya dilindungi undang-undang. Kekerasan seperti ini tidak boleh terulang kembali,” ungkapnya.

Baik PWI maupun IJTI Cianjur menegaskan bahwa kekerasan terhadap wartawan adalah ancaman serius bagi kebebasan pers dan demokrasi. Mereka mendesak pihak kepolisian segera mengungkap pelaku serta memastikan perlindungan penuh bagi jurnalis di lapangan.

Ini merupakan kejadian buruk yang sekian kalinya yang di alami wartawan, masih segar ingatan kekerasan yang di alami junot di kerawang. maka dari itu kami akan melawan bentuk kekerasan fisik dan pelecehan terhadap wartawan.

 

Ben/Zun

23des

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PWI Dan IJTI Melakukan Aksi Solidaritas, Atas Kekerasan Yang Dialami Wartawan Di Banten
- oleh Admin dibaca dalam: 5 menit