Minggu, 14 April 2024
IMG_20240301_013052_821~2

PAKAR IT : SIREKAP KPU MENIPU!..ADA 54 JUTA DPT SILUMAN. TOLAK PILPRES CURANG, TANGKAP KETUA KPU.

23des

Dikutip dari channel Abraham Samad kamis, 29-02-2024.

Jakarta, eSKonCer.com , Tentang kecurangan pilpres dan yang menarik salah satu temuan atau salah satu tulisan Mas Agus Maksum yaitu menyatakan bahwa algoritma kecurangan digital dengan 54 juta DPT yang bermasalah ini kan sebenarnya tidak aman ya dari sistem keamanannya sehingga di sinilah bisa terjadi kecurangan yang luar biasa dari sistem IT, menurut As.

terima kasih saya diundang di speak up ini, yang saya mau speak up itu algoritma itu sebenarnya algoritma tahun 2019 itu saya presentasikan di KPU 14 April 2019 3 hari sebelum Pilpres, jadi saya datang bersama pak Hasyim Hasyim adiknya Bapak Prabowo waktu itu, Agus makhsum ( tim Prabowo waktu itu ) kalau sekarang 54 juta waktu itu 17, 5 juta Nah 17, 5 juta itu saya menemukan DPT dengan kode-kode khusus ada ditanggal lahirnya itu dan itu terkumpul di 19400 TPS.

Dan saya udah cek itu kebanyakan adalah DPT di mana tidak ada orangnya nah itu nanti Ceritanya panjang nah waktu itu kita minta supaya dihapus karena kalau tidak saya katakan maka algoritmanya itu akan begini, dan saya presentasikan di depan KPU, Pak KPU kalau ini tidak anda hapus dan 17, 5 juta DPT Ini menghasilkan surat suara dan kita tidak tahu sekarang berada di mana beredar maka yang terjadi adalah nanti akan ada klaim kemenangan melalui quick count, kata Pak Agus ke KPU, lalu kemudian situng itu akan menghasilkan suara hitungan itu sama dengan quick count lalu.

kemudian lapangannya itu enggak sama antara quick count dan situng pada waktu itu, 17, 5 juta inilah beredar di mana nanti dia akan menyesuaikan masuk kepada kotak suara kotak suara melalui hitung manual berjenjang, 17, 5 juta itu ada kode-kodenya jadi misalnya dia untuk menang itu dia butuh 10 juta maka dia tinggal query tarik Rp10 juta maka dia tinggal 10 juta itu ada alamatnya di TPS mana TPS mana surat suara itu sudah dicoblos-coblos ada di satu kotak suara, tinggal kotak suara itu dioperasi selama 1 bulan kan waktunya 1 bulan nah yang sekarang ini lebih parah, karena bukan 17, 5 juta tapi ada 54 juta DPT ya tetapi 54 juta itu KPU kali ini tidak menyertakan NIK KK dan tanggal lahir sehingga kode-kode yang saya temukan itu sudah enggak ada lagi karena disembunyikan oleh KPU, kode kode diyakini ada karena kita sudah bongkar pada tahun 2019, kemudian Sebenarnya saya meminta kepada KPU 54 juta itu tolong ini divalidasi dan diverifikasi ini ada bermasalah.

 Masalahnya adalah satu usia di bawah 17 tahun itu ada 16 tahun ada 14 tahun ada 4 tahun ada 0 tahun lalu kemudian orang usianya di atas 100 tahun tapi ada sampai 1030 tahun, dan saya mendapatkan data dari analisa saya itu adalah penggelembung di daerah di mana RT RW penduduknya itu sekian lalu dpt-nya itu 120% dari jumlah penduduk Nah jadi pastikan ada itu Nah itulah yang saya sampaikan kepada KPU tolong ini di validasi dan diverifikasi dari 54 juta itu yang benar berapa yang tidak benar berapa misalnya contoh yang tidak benar itu begini ada nama ganda namanya Galang terulang 11 kali Namanya sama persis umurnya sama persis ada di TPS yang sama artinya kan dia Itu sebenarnya cuma satu tapi anda mencetak 11 surat suara berarti ada kelebihan 10 ya Nah kelebihan 10 itulah yang saya minta tolong anda endarkan ke mana ini kan Anda cetak ini karena pencetakan itu mengikuti 2 Juli, anda verifikasi Anda validasi berapa sebenarnya yang valid misalnya ya yang Ganda ini kan ada 10 tadi kemudian valid 34 juta berarti ada 20 juta Oke berarti dpt-nya tolong belum dikurangi dari 24 juta cuma menjadi 184 juta lalu 20 juta surat suara yang anda cetak itu jangan anda edarkan harus nya kita musnahkan, kenapa…kalau ndak dimusnahkan maka algoritmanya saya nyatakan begitu nanti itu hari H pasti akan ada klaim kemenangan melalui quick count lalu kemudian diikuti oleh situng yang sekarang bernama sirekap karena saya sudah investigasi sirekap itu dan investigasi saya kepada KPPS KPPS itu menunjukkan sampai H – 6 sirekap itu tidak berfungsi.

 Kenapa tidak berfungsi satu saya melakukan investigasi dan kemudian kpps kpps mencoba itu inti aplikasinya berbentuk APK itu aplikasi yang tidak siap kalau sudah siap untuk mesinnya ada di playstore atau di Apple Store, yang kedua ketika mereka mencoba errornya banyak sekali jadi dia belum mengalami proses namanya UIT user aseton test itu belum sehingga kemudian saya berkesimpulan ini kalau sirekap di hari H menghasilkan angka pasti diangka simulasinya, pastinya angka akan mengikuti quick count, dan yang terjadi adalah sirekap memang tidak berfungsi yang berfungsi itu situng 2019 difungsikan sebagai sirekap dengan alamat Pemilu 2024.kpu. Go. Id yang beralamat server di CHINA itu, jadi ini yang beroperasi itu bukan Sirekap tapi situng 2019, tapi orang kemudian menyebutnya sirekap kalau mau tahu silakan cek di sirekap web.KPU.Go.id . itu tidak berfungsi dan itulah yang beralamat di SINGAPOER, pungkas Agus Maksum ( Ahli IT ).

—Bersambung—

 

 

23des

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAKAR IT : SIREKAP KPU MENIPU!..ADA 54 JUTA DPT SILUMAN. TOLAK PILPRES CURANG, TANGKAP KETUA KPU.
- oleh Admin dibaca dalam: 5 menit