Minggu, 14 April 2024
IMG-20231223-WA0002

Meski Keluarganya diintimidasi, Razaq Tetap Mengawal Isu Kedaerahan Sebagai Bentuk Pertaruhan Intelektual

23des

Jakarta, -eSKonCer.com- Abdul Razaq Al Amin Ode, Salah satu aktivis mahasiswa yang sedang konsen dalam isu kedaerahan, khususnya isu di daerah Sulawesi Tenggara mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan yang diduga perbuatan tersebut dilakoni oleh simpatisan salah satu pejabat negara berinisial RB.

Intimidasi tersebut dilakukan pasca Razaq bersama beberapa rekannya menggelar unjuk rasa di depan gedung KPK RI, Jakarta pada beberapa pekan yang lalu.

Kendati beberapa kali mendapat intimidasi baik secara personal maupun kelompok, Razaq menegaskan bahwasanya intimidasi tersebut tidak akan menghentikan langkahnya dalam mengawal isu kedaerahan, khususnya daerah Sulawesi Tenggara.

“Sulawesi tenggara kan daerah saya, jadi akan saya perjuangkan dengan segenap tumpah darah saya, adapun beberapa intimidasi yang datang, itu saya anggap sebagai warna dari perjuangan saya bergejolak,” ungkap Razaq.

“Mengenai informasi yang beredar tentang mama saya diintimidasi oleh simpatisan Pak RB, itu benar adanya, dan mama saya sampai sekarang masih trauma,” tambahnya.

Razaq juga menjelaskan bahwasanya gerakan demonstrasi yang Ia lakukan belakangan ini merupakan pertaruhan intelektualitasnya dengan kebijakan dari pemerintah daerah yang korup.

“Intimidasi melalui keluarga di kampung saya rasa adalah tindakan nyeleneh yang dilakukan oleh Pejabat Negara, maka dengan ini saya nyatakan bahwasanya intimidasi bukanlah variabel pendukung untuk memberhentikan pertaruhan intelektual,” pungkasnya.

“dan yang perlu digaris bawahi adalah pertaruhan intelektual belum berakhir!” tutup Razaq dalam jumpa pers di depan gedung KPK, Kamis 21 Desember 2023.

( ABS )

23des

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Meski Keluarganya diintimidasi, Razaq Tetap Mengawal Isu Kedaerahan Sebagai Bentuk Pertaruhan Intelektual
- oleh Admin dibaca dalam: 5 menit