Sabtu, 13 April 2024
Screenshot_20240401-185021~2

KONFERENSI PERS TIM HUKUM AMIN SETELAH SIDANG DI MK

23des

JAKARTA, eSKonCer com , Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Alhamdulillah,..tadi kita sudah menyimak bersama bagaimana keterangan para ahli yang kami ajukan mulai dari ahli hukum kepemiluan, kemudian Hukum Administrasi, dan dilanjut dengan ahli yang menganalisis tentang bagaimana dampak penyaluran BANSOS yang di luar kewajaran, kemudian juga dari analisis hukum keuangan negara yang terakhir tadi ditutup dengan analisis dari ahli IT.

Dan dua saksi tadi, saksi di awal yang pertama menerangkan Bagaimana proses pendaftaran yang sudah dilaporkan keDKPP dan kemudian di DKPP menyatakan bahwa KPU melanggar prosedur ketika menetapkan pendaftaran diterimanya berkas Prabowo Gibran, gimana ketika menerima di dalam keterangan saksi tadi PKPU yang dijadikan dasar masih memberlakukan ketentuan 40 tahun minimal usianya, sedangkan putusan Mahkamah Konstitusi itu bentuknya adalah vonis yang harus ditindaklanjuti dengan pembentukan peraturan pelaksanaan dari undang-undang Pemilu. (01-04-2024)

Terkonfirmasi bahwa ada pelanggaran kemudian ahli hukum administrasi mengatakan pelanggaran di mana SK itu adalah cacat, cacat selamanya catat tidak bisa kemudian belakangan dilakukan pembenaran hanya karena Pasangan calon mengikuti tahapan berikutnya, Nah karena itu di sinilah letak kita, kami, untuk mengajukan permohonan permasalahan itu, ketika ini tadi terbukti secara terang benarang bahkan di dalam SK KPU mengenai penetapan Pasangan calon utusan MK tidak dijadikan salah satu dasar mengingat itu menunjukkan bahwa ada cacat yuridis yang harus diluruskan oleh Mahkamah Konstitusi, selanjutnya ada beberapa hal yang ingin disampaikan juga oleh rekan kuasa hukum yang lain ada Mas Bambang Wijayanto ada Bang Refly dan ada Bang Ahmad Yani secara bergantian silakan, pungkasnya.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh kami hari ini sangat bahagia sangat senang, karena paling tidak bukti bahwa Pemilu ini curang, itu makin terlihat makin kentara, ya kecurangannya bermacam-macam Mulai dari pencalonan Gibran, mulai dari soal Bansos, soal IT dan lain sebagainya , dan sesungguhnya tidak ada bantahan yang signifikan, bahkan tadi Prof Yusril menanyakan sesuatu yang saya sampai suprise kok Yusril bisa tanya begitu, gimana kalau seandainya dilanjutkan masa jabatannya Bagaimana dengan Anis dan bagaimana dengan Ganjar, sederhana sekali pertanyaannya Iya kalau seandainya Anis dan Ganjar masih menjadi kepala daerah dan mau mencalonkan, ya tinggal mundur ya kan sesederhana itu,…

Mudah mudahan pemilu tetap ditegakkan, konstitusionalitasnya, dan MK Sekali lagi Tidak hanya berpusat pada angka-angka, kenapa karena dari awal kami mengatakan tidak mungkin kami mempermasalahkan angka yang didapat dari hasil kecurangan, kalau kita mempermasalahkan angka yang didapat dari hasil kecurangan itu sama saja kita mengakui kecurangan itu sendiri, karena itu kita bergerak pada hal yang jauh lebih substantif.. Apa itu yaitu pemilu ini curang, pemilu ini melanggar konstitusi, bahkan menghianati konstitusi dan melanggar prinsip langsung umum bebas rahasia jujur dan adil, terutama kata bebas jujur dan adil dan sampai hari ini yang didalilkan oleh 01 itu belum bisa dibantah, paling tidak diantara teman-teman ini saya yakin tidak ada yang menyanggah bahwa Pemilu ini curang kecuali ada yang menyanggah, silakan saja tetapi saya dan kami semua yakin bahwa Pemilu ini curang dan sampai pada tahap melanggar KONSTITUSI, jelas Refly Harun

 

( Team Liputan Jakarta, IQBAL)

23des

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KONFERENSI PERS TIM HUKUM AMIN SETELAH SIDANG DI MK
- oleh Admin dibaca dalam: 5 menit