Senin, 26 Februari 2024
IMG-20231227-WA0027

Di Saat Petani Mengeluhkan Harga Pupuk Subsidi, Kordinator Penyuluh BPP Mande, Angkat Bicara

23des

Cianjur-eskoncer.com- Terkait masalah pupuk subsidi yang di keluhkan oleh para kelompok tani, hal ini langsung di konfirmasi oleh eskoncer.com Rahmat Hidayat,SP., Kordinator Penyuluhan BPP Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Rabu 27/12/2023 di runag kerja nya.

Rahmat Hidayat memaparkan secara diteil terkait permasalahan pupuk subsudi yang di duga harga nya mengalami inflansi.

“Saya ingin menyampaikan tentang pupuk bersubsidi sekaligus juga evaluasi tahun 2023 memang pada tahun 2023 itu terjadi yang namanya pembatasan atau adanya alokasi pupuk bersubsidi yang tentunya sudah ditentukan oleh pemerintah.

Jumlahnya itu untuk sekian itu pasti akan menimbulkan dilema di lapangan karena mau tidak mau, kalau kasih yang sebesar itu harus kita bagi-bagi ke jumlah petani yang ada di kecamatan yang tentunya jumlahnya akan jauh lebih kecil dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya yaitu tentang pupuk bersubsidi tahun 2023 juga dan seterusnya.

Mungkinnya pemerintah itu membatasi subsidi itu hanya kepada 9 komoditas online.

Permentan tentang komuditas strategis yang di subsudi pupuk tertuang dalam 

Nomor 10 Tahun 2022 mekanisme pengaturan pupuk bersubsidi, komoditas yang disubsidi terdiri dari bawang merah,bawang putih,cabe untuk tanaman pangan yaitu padi jagung dan kedelai, Sedangkan untuk komoditas perkebunan yaitu kopi,Kakao dan tebu, kopi. itu yang disubsidi oleh pemerintah. 

“Itu kopi Kakao dan tebu untuk masa berlaku subsidi nya ini dari pemerintah ya pokoknya ini sendiri. Nah sekarang memasuki penginputan data di tahun 2024 nya jadi pada bulan September kemarin ini kita sudah melakukan pengimputan untuk alokasi tahun 2024 sistem yang berubah sekarang kalau dulu sistemnya lokasi sekarang sistemnya berubah kembali ke sistem E-RDKK 2024 perbedaannya. Apa perbedaannya kalau sistem rdkk kita menginput dulu data dimasukkan ke dalam”.imbuhnya

Pengajuan E-rdkk 2024 telah diinput dosisnya ditentukan oleh ketentuan yang mengatur tentang dosis Kecamatan perwilayah disahkan untuk padi 275 kg per hektar untuk Urea, dan NPK nya 250 kg/ha kita input berdasarkan luasan yang ada di masing-masing petani telah diinput Nanti secara berjenjang itu akan disetujui mulai dari kecamatan, kabupaten oleh kepala Dinas TPHPKP sampai ke tingkat Bupati. Jadi tahun 2024 ini kembali ke sistem e_rdkk, tdk seperti tahun 2023 yg memakai sistem e_alokasi, kuotanya sudah ditentukan sehingga kadang- kadang ada petani yg merasa kurang dari puas karena jumlah yang diterimanya lebih rendah dibanding luasan yang sama pada tahun sebelumnya”. 

Jadi kalau di ibaratkan kuota haji, kita mau ke Mekah nih berminat untuk pergi haji itu dari Indonesia itu bisa mencapai 5000 orang ternyata Arab Saudi hanya membatasi kuota 1000 Orang”.

“Ini kan Cianjur yang terkenal lumbung padi di jabar untuk 2024 ini Akankah apa lumbung padi di Cianjur ini kuota pupuk subsidi ini akan ditingkatkan lagi untuk untuk padi Pak ya. untuk pagi ini Cianjur ini memang salah satu lumbung padi di Jawa Barat samping Kerawang”.

Ini sangat diharapkan sekali ini sekarang ini Pemerintah sedang mengupayakan upaya usus upaya khusus. di dalam upaya khusus ini Tentunya para penyuluh juga di lapangan menjadi pendamping yang terus mendampingi para petani keluhan maupun permasalahan-permasalahan yang ada dilapangan contoh kata sekarang ini kita sedang mendampingi program gerakan nasional (Gernas) tujuannya yaitu bagaimana kita bisa meningkatkan produktivitas padi sawah, kalau bisa itu Kita bisa menanam dalam 1 tahun ini 4 kali. Upsus dilakukan untuk antisipasu musim kemarau dampak dari El Nino, jadi kira-kira memungkinkan untuk bisa tanam padi dan ada sumber air yang bisa kita pakai Kita masukin ke dalam program upsus tsb agar bisa dimanfaatkan. Sekarang padi di kecamatan Mande 80 hektar yang kita masukin untuk kegiatan program Gernas, di samping tentunya upaya khusus lainnya seperti adanya program padi bioremediasi.

program padi bioremediasi kita mensuplai inputan atau masukan buat tanah buat tanaman mulai dari bibitnya bibit unggul kemudian ada bahan-bahan pupuk organik cair nya ada bahan-bahan penyubur tanah nya yang semuanya tujuannya untuk meningkatkan produktivitas. Jadi bagaimana kita mengembalikan kesuburan tanah yaitu sehingga tanahnya itu PH nya menjadi lebih baik, dengan cara seperti itu diharapkan provitas padi itu bisa lebih baik.

Mengenai tanah HGU bisa di gunakan untuk tanaman pangan yang bagus untuk hgu, hgb itu sampai dengan sekarang masyarakat atau kelompok baik yang bergabung dalam kelompok tani maupun yang tidak bergabung itu sudah memanfaatkan karena hgu ini posisinya di darat. 

Jadi mereka hanya menanami dengan kebanyakan tanaman hortikultura hortikultura di sini kalau dikaitkan dengan ketahanan pangan Ya apalagi dikaitkan dengan stunting, itu akan lebih baik akan lebih bagus yang ditanami dengan sayur-sayuran yang bergizi tinggi yang bisa kerjasama dengan program ketahanan desa”.

“Sebagai salah satu contoh yang sekarang ketahanan pangan yaitu di desa Mulyasari mereka orientasinya ke jagung manis jagung manis yang sudah berjalan kan itu sudah ada pertemuan dan saya sebagai narasumber. rata-rata tujuannya tujuannya baik 3. Bagaimana implementasi di lapangan nya”.pungkasnya

Ben/Zun

23des

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Di Saat Petani Mengeluhkan Harga Pupuk Subsidi, Kordinator Penyuluh BPP Mande, Angkat Bicara
- oleh Admin dibaca dalam: 5 menit